Istighfar setelah memohon surga adalah hal yang biasa dilakukan oleh Rasulullah SAW. Rasulullah sebagai pribadi yang memiliki etika individu yang sangat baik memberikan tuntunan kepada setiap umatnya untuk memperbanyak istighfar. Memperbanyak istighfar setelah memohon.
Istighfar setelah memohon surga memiliki keutamaan yang luar biasa besar, sebagaimana hadis tentang istighfar setelah berdoa yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban:
Baca Juga: surat pembuka rezeki
Jubair bin Nufair mengungkapkan bahwa Abdullah bin Umar melihat seorang pemuda yang berdoa dengan panjang lebar dan penuh hiasan, maka ia bertanya, “Siapa yang dapat memastikan orang ini?” Seorang pria menjawab, “Aku.” Abdullah bin Umar berkata, “Seandainya aku mengenalnya, niscaya aku akan menasihatinya untuk mengundurkan rukuk dan tawakkalnya, karena aku mendengar Rasulullah -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba jika berdiri untuk meminta, maka kesalahan-kesalahannya akan dibawa dan ditimpakan ke atas kepala dan pundaknya. Setiap kali ia ruku’ atau sujud, kesalahan-kesalahannya akan hilang darinya.”
Mengucapkan istighfar setelah berdoa yang diulang-ulang beberapa kali juga memiliki keutamaan tersendiri. Demikian juga ada pendidikan untuk mengucapkan istighfar setelah memohon kepada Allah yang dijelaskan, Tsauban RA berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَإِذَا انْصَرَفَ مِنْ صَلَاتِهِ اسْتَغْفَرَ ثَلَاثًا وَقَالَ اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
“Pada saat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menyelesaikan permintaan (setelah salam), beliau akan mengucapkan tiga kali permohonan dan menyetujuinya: Allaahumma Antas Salaam wa minkas Salaam Tabaarakta Dzaljalaali wal ikraam (Ya Allah, Engkaulah Sahabat yang membutuhkan keselamatan, Engkau Maha Mengagumkan, Wahai Dzat yang Maha Luar Biasa dan Maha Agung).” (HR. Muslim)
Bacaan Istighfar Setelah Memohon
Istighfar berarti memohon ampunan. Seseorang yang beristighfar berarti ia mengharapkan pengampunan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas kesalahan yang telah diperbuatnya. Demikian pula, Al-Auza’i mengatakan bahwa jika kalimat istighfar mengandung kata “Astaghfirullah”, itu berarti “Saya memohon ampunan kepada Allah.” Selain itu, bacaan istighfar setelah doa dalam bahasa Arab, latin dan maknanya
أَسْتَغْفِرُ الله
Astaghfirullah
Artinya “Aku memohon ampunan kepada Allah.”
Istighfar untuk pengampunan dosa:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَ أَتُوبُ إِلَيْه
Astaghfirullahal’adzim, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih.
Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah, yang tiada Tuhan selain Dia. Yang hidup secara konsisten, Yang Maha Mandiri. Terlebih lagi, aku memohon ampun kepada-Nya.”
Tujuan di Balik Membahas Istighfar Setelah Berdoa
Untuk alasan apa kita dianjurkan untuk membaca istighfar setelah berdoa? Karena dalam permohonan ini, kita benar-benar tidak berdaya melawan kekurangan. Dengan demikian, kita membaca istighfar untuk memohon ampunan atas setiap kekurangan yang kita jalani selama berdoa.
Dalam berdoa, sebaiknya memohon surga dilakukan dengan sungguh-sungguh karena perasaan cinta yang menghujam kepada Allah SWT. Sering kali ketika memohon, ada bagian-bagian dari pengembangan atau bacaan permohonan yang tidak dikaitkan dengan Allah SWT.
Sehingga ketika kita akan menyelesaikan bagian-bagian yang tidak terkait tersebut, kita benar-benar ingin memohon ampun kepada Allah SWT. Khususnya dengan melafazkan istighfar setelah berdoa.
Dzikir istighfar setelah memohon ampunan memiliki wawasan untuk menutupi kekeliruan dan kekurangan yang kita lalui dalam berdoa. Misalnya, bacaan surah yang kurang tepat, perkembangan permohonan yang mungkin kurang bagus, tu’maninah yang terputus-putus, atau yang paling utama adalah hati yang tidak khusyuk.
Sepertinya sebuah kesialan jika permohonan yang dilakukan masih jauh dari yang seharusnya, dengan alasan bahwa sangat penting setelah berdoa untuk membasahi lidah dengan istighfar.
Berikut ini bacaan istighfar setelah berdoa yang dapat islamtwins.com sampaikan. Semoga bermanfaat.
Sumber: https://www.islamtwins.com
